background

Connect With Us

Instructions

Web Of Poetry

Pages

  • Beranda

Template Information

Template Information

  • Beranda

Recomended

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive

  • ►  2013 (6)
    • ►  Mei (6)
  • ▼  2012 (10)
    • ▼  November (10)
      • Kota Mati
      • Puisi Tentang Dirimu Puisi Tentang Dirimu Ho...
      • senyummu
      • dirimu (part 1)
      • Air
      • Serpihan hati
      • Jogjakartaku
      • Alam
      • Langkahku tanpa dirimu
      • Lembaran bunga kertas

Pengikut

Pengikut

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ►  2013 (6)
    • ►  Mei (6)
  • ▼  2012 (10)
    • ▼  November (10)
      • Kota Mati
      • Puisi Tentang Dirimu Puisi Tentang Dirimu Ho...
      • senyummu
      • dirimu (part 1)
      • Air
      • Serpihan hati
      • Jogjakartaku
      • Alam
      • Langkahku tanpa dirimu
      • Lembaran bunga kertas

Spice Mag

  • home
  • Technology
    • Sub Menu 1
    • Sun Menu 2
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Follow
    • Follow us on Twitter
    • Find us on Facebook
  • Sports
    • Sub Menu 1
    • Sun Menu 2
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact me
    • Contact us
  • Download SpiceMag 1.1

    Facebook Fanpage

    Recent Posts

    Categories

    • malik al husein (1)
    • Malik al husein thelastdevil (1)
    • puisi cinta (3)

    Blogger templates

    Di sepanjang jalan yang kulewati tak ada kenangan yang teringat seluruh waktu yang berhenti hanya singgah sejenak ,tuk heningkan cipta sebagai saksi.... tentang perjalanan kota ini aku pun menangis menagis.... dan bertanya,"mengapa....?" mengapa....? kota yang dulu indah.... sejahtera.... ramai.... sekarang menjadi, tandus... hilang... sepi.... dan ku berlari tuk mencari.... kenangan dan jawaban tentang semua ini "apakah yang hilang kan kembali..?" "apakah yang lalu kan terjadi...?" oh waktu...., kini ku mengerti... seputik bunga kecil kau layu karna tangisan bumi ini tentang perlakuan manusia yang merusak alam sehingga tak kuasa kau dengar tangisan bumi san kau hentikan waktu... jadikan kota ini.... kota mati...
    Puisi Tentang Dirimu gambar

    Puisi Tentang Dirimu

    Home ,
    Dibuat tanggal 20 November
    di malam imi...
    kuberjalan...
    mengelilingi kota jogja
    dan hanya kudapat...
    selembar kertas...
    tentang dirimu...
    katamu... "ku akan selalu ada dihatimu"
    katamu... "kau adalah belahan jiwaku"
    tapi sekarang...
    kau pergi meninggalkan diriku
    tuk selamanya...
    karena sebuah peristiwa
    tentang sebuah kereta api
    melaju begitu cepat
    dan membuatmu terbang...
    dan kini dirimu... tinggalah kenangan...

    go to home
    Di pagi ini....
    ku buka jendela tuk melihat indahnya dunia
    rasakan....
    hembusan sejuk angin pagi....
    membangkitkan mentari pagi
    dan ku berlari..
    mengitari padang rumput di musim semi
    dan kini tlah hilang
    kenangan...
    yang kucari bersama senyumu...
    tapi...
    kan tetap kucari...
    senyumu...
    oh.. kekasihku...
    kuharap kau ada disini...
    di malam imi...
    kuberjalan...
    mengelilingi kota jogja
    dan hanya kudapat...
    selembar kertas...
    tentang dirimu...
    katamu... "ku akan selalu ada dihatimu"
    katamu... "kau adalah belahan jiwaku"
    tapi sekarang...
    kau pergi meninggalkan diriku
    tuk selamanya...
    karena sebuah peristiwa
    tentang sebuah kereta api
    melaju begitu cepat
    dan membuatmu terbang...
    dan kini dirimu... tinggalah kenangan...
    Air....
    kau beri sentuhan alam pada lapangan tanah yang tandus nan kering
    beri harapan....
    beri kehidupan....
    kepada makhluk hidup citaanya
    ciptaan...
    Tuhan Yang Mahaesa
    kau...
    menalir tanpa henti
    kau hidupi...
    sepasang biji kering yang terbuang
    sehingga...
    tumbuh besar...
    air...
    kau datang dari langit
    kau hiasi bumi ini
    dan karna kau... aku... ....
    Gelas yang jatuh...
    Pecah menjadi serpihan - serpihan kaca
    karnamu...
    kujatuh...
    dan hatiku hancur
    menjadi...
    serpihan - serpihan debu
    dan entah kemana ku harus melangkah
    dan entah bagaimana ku harus membuangnya
    serpihan hati ini...
    karnamu...
    yang menyakiti...
    Keistimewaanmu.............
    Keindahan alammu..............
    Saat ku disini.............
    kurasa... ,ketrentaman hati ini...
    damai.............
    Tanpa gelisah sedikitpun
    yang kuat membela yang lemah
    Rajanya bersemedi dikalbu rakyat
    mengayomi....
    melayani....
    dan, ia pun dihargai..
    kota sejarah...
    kota pahlawan....
    kota pendidikan...
    kota jogjaku...
    kota sejuk nan damai
    Ketika ku terjatuh dipelepah..
    ku rasakan sentuhan alam merasuk dalam diriku
    oh.... serasa surga
    alam kau beri kehidupan
    dengan elemen - elemen alami mu
    kau beri harapan pada seputik bunga layu
    ciptakan....
    ciptakan suasana yang menyejukan hati
    oh.. alamku...
    semerbuk indah.....
    kau berikan cintamu padaku
    dengan ini....
    ku berjanji
    kan kurawat alam ini
    hingga tiba waktunya
    ku langkahkan kaki......
    tuk pergi.....
    darimu.....
    apakah kau mengarti apa yang kurasakan ....
    apakah kau hargai apa yang kuciptakan....
    dirimu berharga di mataku....
    tapi....
    diriku tak berharga di matamu
    dan sekarang.....
    kuputuskan.....
    tuk melangkah pergi
    darimu......
    yang tersayang.....
    selamat tinggal kekasihku....
    di malam ini ku terbaring lemah..
    dan hanya kutatapi bunga kertas yang layu
    dimalam selanjutnya
    ku terdiam.....
    dibawah lampu jalanan
    terhening sejenak....
    teringat....
    guguran kenangan di musim gugur
    hanya bisa menatap...
    hanya bisa melihat....
    mendengar.....
    tanpa merasakan .....
    hembusan angin pegunungan
    di musim hujan......
    hanya bisa melangkah....
    tanpa tahu arah nan tujuan..
    dan kuambil bunga kertas yang layu ini....
    tuk jadi....
    kenangan terindah darimu...

      #the last devil

    Connect With Us

    Recommend us on Google!

    Blogger news

    Popular Posts

    • senyummu
    • Jogjakartaku
    • dirimu (part 1)
    • Kasih ynag pergi
    • Alam
    • Kota Mati
    • Puisi cinta
    • Lembaran bunga kertas

    Recent Posts

    • Comments
    • Tags
    malik al husein Malik al husein thelastdevil puisi cinta

    Latest From

    About Us

    Spice Mag - Premium free blogger template developed by spicytricks.com.

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Maecenas hendrerit iaculis nunc. Curabitur in eros ipsum. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Duis at mi justo, non suscipit elit. Nunc aliquam luctus adipiscing. Nullam sit amet lacus vitae odio congue mollis eu non magna. Duis sed arcu a libero adipiscing rhoncus. Aliquam erat volutpat. Suspendisse sed nunc metus, sed aliquet arcu.

    Quick Links

    • malik al husein
    • Malik al husein thelastdevil
    • puisi cinta

    Follow Us

    Copyright 2012 Web Of Poetry. All rights reserved.

    Designed by spicytricks.